Kuliah @HimatifUtama APNET-3: Trouble Shooting Konverter “Serial To USB” Untuk Konsol Router

 

Hari ini disela-sela kuliah, Mahasiswa @HimatifUtama APNET-3 sibuk Trouble Shooting Konverter “Serial To USB” Untuk Konsol Router. Bahkan saya bilang kalau tidak bisa nilainya sekelas akan dikurangi 😀

 

Berkomunikasi dengan perangkat RS232 saat ini tampaknya benar-benar sulit. Sekarang  laptop terbaru tidak memiliki port serial RS232. Sebelumnya para mahasiswa telah mencoba 2 adapter dan mendiskusikan dengan beberapa orang lain, dan sejauh ini belum menemukan cara untuk membuatnya bekerja dengan baik.

 

Adapter pertama yang dicoba, direkomendasikan oleh mahasiswa angkatan sebelumnya. Sistem melaporkan bahwa perangkat lunak yang diinstal dengan benar, dan tes diagnostik dalam perangkat lunak melaporkan bahwa ia bekerja dengan baik. Tapi kami tidak bisa mendapatkan sinyal dari Konverter “Serial To USB” itu..

 

Adapter Kedua, direkomendasikan sebagai alternatif oleh mahasiswa lain, tampaknya bekerja ketika menggunakan program HyperTerminal yang dibundel dengan Windows. Namun, jika saya mencoba untuk menghidupkan “menangkap teks ke file” tidak bisa membaca apa-apa yang masuk ke port serial.

 

Adapter ini  apakah  bekerja atau tidak tampaknya sering tak terduga; sering berfungsi dalam beberapa situasi dan gagal pada orang lain. Tidak ada yang menemukan perangkat ini dapat bekerja setiap waktu.

 

Kita perlu menghabiskan beberapa jam percobaan, tapi akan menjadi lebih baik bila kita tahu informasi tentang beberapa prinsip-prinsip adapter ini yang terlibat.

 

Dasar apa untuk memilih perangkat ini? Apakah ada standar atau tes standar untuk mereka? Apakah ada situs web apapun yang daftar yang orang-orang yang bekerja dalam situasi yang berbeda atau dengan program yang berbeda?

 

Prinsipnya adalah kita harus memeriksa standar hardware dan software yang digunakan oleh kedua port. Kabel RS232 memiliki banyak varian. Kabel ini tidak reversibel, satu sisi harus dikonfigurasi sebagai DTE (Data Terminal Equipment) dan sisi lainnya sebagai DCE (Data Circuit-terminating Equipment). Ada mode jabat tangan (handshaking) berbeda yang dapat digunakan, dalam kabel. Pin di konektor dapat menjadi korsleting untuk memaksa “handshaking hardwire.

 

Dalam perangkat lunak ada standar yang berbeda untuk transmisi data pengendali, yang paling umum adalah penggunaan CTL-Q dan CTL-S untuk XON dan handshaking XOFF. Anda hanya perlu sebuah kotak simulasi RS232 dan beberapa cara untuk menangkap aliran data dari kedua ujungnya, dan kemampuan untuk memodifikasi perangkat lunak komunikasi untuk memecahkan masalah ini.

 

Kiprah @Utama @HimatifUtama di #PIMNAS #PKM @DIKTI @UMYjogja: Kami Datang Kami Bertarung Kami Buktikan (Vini Vidi Probare)

 

Saat ini tim dari Teknik Informatika Universitas Widyatama sedang berada di Univesitas Muhammadiyah Yogyakarta untuk mengikuti PIMNAS ke 25 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tim yang adalah 4 (empat) peserta PKM yang terpilih sebelumnya dan lolos didanai DIKTI tahun 2012. Keempat tim ini secara bersamaan kemudian lolos  untuk mengikuti PIMNAS  ke 25 yang terdiri dari:

 

No.

Judul kegiatan

Bidang Kegiatan

Kelompok Pemenang

Dosen Pendamping

1.     

WEB GIS Untuk Tracking Rute Perjalanan Transportasi Umum Dengan Menggunakan Algoritma Dijikstra dan Google Maps API 

PKM-KC

·   Abraham Mikhael D 

·   Esa Fauzi

·   Rizkiyanda Tri Putera Akhmad

·   Muh. Fitra Ramadhan

·   Rizal Rifqiana Mutaqin

Djadja A. Sardjana, ST, MM

2.     

WOBI-TRABAS (Web and Mobile Based Decision Support Application for Traffic Booster Adjustment System) 

PKM-KC

·   Fikri Arfiana 

·   Mohamad Sodiq

·   Anna Mardiyani

·   Ema Patmawati

·   Yuliana

Danang Junaedi,ST, MT

3.     

Sistem Rekomendasi Pemilihan Dokter Berdasarkan Penyakit, Lokasi dan Biaya untuk Masyarakat Kota Bandung

PKM-KC

·   Vika Sylvana

·   Irfan Anggara

·   Arbyanshah

·   Aulia Saufa Y

·   Ragha Pramadita P

Danang Junaedi,ST, MT

 

 

4.     

Aplikasi Pencarian Data Informasi Untuk Penyandang Disabilitas

PKM-T

·   Mochammad Taufan Maulana Rukanda

·   Ahmad Gelar Andika

·   Adhi Subhana

·   Dicky Rai P

·   Dickson Pratama

Sriyani Violina, ST, MT.

 

Kegiatan ini dimaksudkan agar mahasiswa memiliki potensi dan energi yang besar untuk diasah dan dikembangkan ke arah suatu kemampuan yang dibutuhkan bagi peningkatan mutu pembangunan bangsa dan negara. Untuk itu, mahasiswa perlu diberi peluang dan tantangan tersistematis guna meningkatkan mutu kreativitas, mentalitas dan perilakunya. Di samping itu, aspek kerjasama dan komunikasi yang bermanfaat antar intelektual muda, yang selama ini menjadi kendala lulusan perguruan tinggi, juga perlu dibudayakan. Perkembangan paradigma dan budaya akademik baru tersebut seyogyanya tidak hanya sebatas lokal di Perguruan Tinggi masing masing semata, melainkan juga sampai pada level nasional, bahkan global. Oleh karena itu, Ditjen Dikti memandang perlu menciptakan berbagai kesempatan bagi mahasiswa untuk saling berkomunikasi melalui produk kreasi intelektual berskala nasional, seperti Lomba Robot, Lomba Konstruksi Jembatan dan lain-lain, termasuk even akademik mahasiswa terbesar, yaitu Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS). Melalui PIMNAS, karya-karya kreatif mahasiswa dipertemukan, dibahas sesama mahasiswa dan juga juri, sekaligus disampaikan kepada masyarakat.

Atas keberhasilan ini Koordinator Pusat Studi Univesitas Widyatama, Nugroho J. Setiadi, PhD menyampaikan apresiasinya sebagai berikut:

Kepada mereka yang berhasil memenangkan hibah PKM dan berkesempatan ikut PIMNAS, kami ucapkan SELAMAT atas prestasinya dan selanjutnya tunjukkan karya kreatif kalian dan pertanggungjawabkan hasilnya. Kepada Biro Kemahasiswaan dan Prodi yang berupaya memotivasi dan mengkoordinasi kegiatan ini, serta para dosen pendamping yang secara tulus dan ikhlas mendampingi para mahasiswanya, kami dari Koordinator Pusat Studi hanya menyampaikan apresiasi dalam bentuk ucapan SELAMAT dan TERIMA KASIH. Mudah-mudahan keberhasilan ini dapat menjadi pemacu bagi yang lainnya dan mendapat perhatian dari para pemimpinnya.