#ManajemenPembebas: “Knowledge Management” Di Era Ekonomi Berbasis Pengetahuan

Perusahaan  merupakan  kolaborasi  antara  aset  tangible  dan  intangible dalam mencapai tujuan. Aset tangible    perusahaan dapat berupa berupa “Land, Labour and  Capital”.  Aset  tangible ini  mudah  dikembangkan  dengan meningkatkan kuantitas yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Aset intangible perusahaan  terintegrasi  melalui  labour  yaitu  dalam  proses  regenerasi  melalui sharing knowledge.

Dewasa ini adalah era knowledge based economy, di mana kekuatan inti suatu perusahaan terletak pada human capital. Persaingan antar perusahaan yang semakin  kompetitif  memunculkan  konsep  industri  yang  padat  pengetahuan dengan  menuntut  ketersediaan knowledge  worker  dalam  jumlah  besar  untuk mendukung  kemajuan  suatu  perusahaan. Human  capital  yang  sarat  akan pengetahuan ini memberikan nilai tambah dan meningkatkan produktivitas yang jauh lebih signifikan daripada faktor material seperti lahan atau modal semata.

·         Manfaat Pengetahuan

Francis Bacon pada abad ke – 15 mengungkapkan bahwa “knowledge is a power”. Bill Gates membuktikan kekuatan ilmu pengetahuan tersebut pada abad ke  –  20 melalui kemunculan Microsoft. Lompatan besar dalam knowledge ini mendongkrak kebangkitan teknologi informasi seperti Intel, IBM, Cisco, Lucent, dan Dell. Peter F. Drucker membenarkan pentingnya knowledge yang membawa perubahan besar pada kemajuan dunia modern.

Teori ekonomi modern yang digagas Paul Romer imendukung asumsi mengenai perlunya lembaga dan kebijakan negara memanfaatkan sains, teknologi, dan  inovasi  untuk  mendorong  economic  growth.  Model  Romer  dan  aplikasi empirisnya  menunjukkan  bahwa  inovasi  dan  adopsi  teknologi  pada  dasarnya melekat  di  dalam  pertumbuhan  ekonomi  yang  disebabkan  oleh  kombinasi investasi dalam bidang sains, teknologi, inovasi serta kebijakan yang padu.

Modal intelektual dapat bermanfaat melalui tiga perspektif,  yaitu:  manusia,  struktural,  dan  relasi.  Manfaat  knowledge  dalam  perspektif manusia adalah implicit knowledge yang mencakup skill (kompetensi dan keahlian seseorang dalam suatu bidang khusus) dan attitude(kejujuran, tanggung jawab, visioner,  disiplin,  kooperatif,  ulet  dan  tidak  mudah  menyerah).  Manfaat knowledge   dalam   perspektif   struktural   berupa   explicit   knowledge   yang menunjukkan  proses (sistem  kerja,  manajemen,  korporat,  komputerisasi  dan enterprising  ) serta budaya yang menjunjung tinggi etika. Manfaat knowledge management  dalam  perspektif  relasi  adalah  meningkatkan  kerjasama  antar jaringan, reputasi (pengakuan), dan customer capital (mengkomunikasikan ilmu pengetahuan dengan baik melalui lembaga pendidikan, birokrat, dan industri).

·         Manajemen Pengetahuan (Knowledge Management)

Knowledge  Management  adalah  merupakan  proses  sistematis  untuk menemukan, memilih, mengelola, menyaring dan menyajikan informasi dalam suatu  cara  yang  dapat  meningkatkan  pengetahuan  individu  dalam  suatu lingkungan. Knowledge management memungkinkan penciptaan,pencapaian dan penggunaan segala macam knowledge untuk mencapai tujuan bisnis.

Knowledge Management adalah pengelolaan pengetahuan organisasi untuk menciptakan nilai dan menghasilkan keunggulan bersaing atau kinerja prima. Melalui knowledge management, organisasi mengidentifikasikan pengetahuannya, lantas memanfaatkannya guna meningkatkan kinerja dan menghasilkan berbagai inovasi. Guna memperoleh knowledge management sebesar-besarnya, organisasi juga aktif mengidentifikasi dan mengakuisisi pengetahuan berkualitas yang ada di lingkungan eksternal organisasi.

Knowledge  management  dikelompokkan  ke  dalam  empat  arahan  yaitu pertama, sebagai pemrosesan informasi organisasi  (organizational information processing);  kedua,  inteligen  bisnis (business  intelligence);  ketiga,  kognisi organisasi (organizational cognition), dan keempat, pengembangan perusahaan (organizational development).

Peranan   knowledge   management   dapat   dilihat   dari   penggunaan pengetahuan  sebagai  basis  melahirkan  inovasi  juga  landasan  meningkatkan responsivitas  terhadap  kebutuhan  pelanggan  dan  stakeholders.  Selain  itu, pengetahuan juga menjadi basis yang meningkatkan produktivitas dan kompetensi karyawan  yang  telah  diberi  tanggung  jawab.  Secara  generik,  knowledge management dapat dipahami melalui aktivitasnya, yakni mengembangkan dan mempertahankan dinamika serta daya saing perusahaan yang bertumpu kepada sumber daya pengetahuan (knowledge assets). Jadi, sebenarnya, faktor intrinsik perbedaan kinerja antara perusahaan tadi adalah pengetahuan.

Para  pelaku  knowledge  management  cenderung  menggunakan  metode dalam menganalisis suatu proses, keadaan, dan aktivitas bisnis, di mana dalam proses analisis tersebut terdapat siklus atau aliran pengetahuan (knowledge flow). Pada akhirnya, mengatur suatu pengetahuan adalah suatu kebiasaan atau habit yang perlu ditumbuhkan.

 

Print Friendly, PDF & Email

#Manajemen Pembebas: Kewajiban-Kewajiban Baru Manajemen SDM Di Era Bisnis Masa Kini

Dalam bukunya “HRM in Knowledge Economy”, Mark Lengnick-Hall dan Cynthia Lengnick-Hall mengatakan belakangan ini fungsi manajemen sumber daya manusia (SDM) di banyak organisasi bersifat dangkal. Mereka cenderung hanya berusaha melakukan pekerjaan rutin  secara lebih baik dan efisien daripada mengevaluasi peran dan kontribusi mereka dalam rangka menyongsong era bisnis baru menuju Human Capital Management (HCM).

Seiring dengan globalisasi, information-based, kemajuan teknologi, dan persaingan ketat, manajemen SDM dituntut meningkatkan kemampuan SDM-nya. Manajemen SDM akan menghadapi kewajiban-kewajiban baru di era bisnis masa kini, yaitu:

·         Membangun Kapabilitas Strategis

Organisasi pada era masa kini perlu membangun kapabilitas strategis, yaitu kapasitas untuk membuat value berdasarkan aset-aset intangible. Yang dimaksud dengan aset intangible adalah aset yang tidak terlihat, sulit dihitung, tidak ada dalam akunting, dan harus dikembangkan dari waktu ke waktu. Misalnya: pengetahuan teknologi, kesetiaan customer, proses bisnis dan lain-lain. Intangible aset inilah yang akan menentukan apakah perusahaan akan berhasil atau gagal.

Beberapa karakteristik perusahaan yang sudah mempunyai kapabilitas strategis adalah: kompetensi bisnis yang tinggi, kemampuan untuk menganalisis kondisi pasar, kemampuan mentransfer skill secara cepat dan akurat di perusahaan, dan lain-lain. Intinya, kapabilitas strategis (Intellectual Capital) adalah kesiapan pada saat ini dan kemampuan beradaptasi pada masa depan.

 

Kapabilitas strategis (Intelectual Capital) diperoleh melalui proses penciptaan, pertukaran, dan mengumpulkan pengetahuan yang membangun kapabilitas individu dan organisasi untuk memberi hasil yang terbaik bagi pelanggan. Kapabilitas strategis terdiri dari tiga komponen yang terkait dengan SDM, yaitu: human capital (skill dan kompetensi individu/organisasi), structural capital (arsitektur organisasi dan proses manajerial), dan relationship capital (hubungan interpersonal di organisasi). Manajemen SDM harus berkontribusi dengan menciptakan dan memelihara ketiga komponen kapabilitas strategis ini melalui program, praktek, dan kebijakan yang mendukung.

·         Memperluas Batas

Orang sering berpikir bahwa tugas manajemen SDM adalah merekrut, mempromosikan, melatih, memecat dan seterusnya serta fungsi manajemen SDM adalah hanya merupakan organisasi tunggal. Jadi menurut pandangan tersebut, manajemen SDM adalah fungsi internal perusahaan. Jarang orang berpikir bahwa manajemen SDM (termasuk program, praktek, dan kebijakannya) bisa diterapkan ke supplier atau distributor, bahkan ke pelanggan.

Hal ini akan menjadi keharusan dalam perkembangan era ekonomi pengetahuan (knowledge economy). Dengan memperluas batas dari perusahaan ke supplier, distibutor, dan pelanggan, manajemen SDM bisa mempunyai pengaruh yang lebih dan signifikan di organisasi. Pada dasarnya, dengan memperluas batas, manajemen SDM menggunakan kemampuan mereka untuk membantu organisasi memberi pengaruh ke pelanggan, supplier, dan seluruh pegawai yang menjalankan aktivitas organisasi.

·         Mengelola Peran Baru

Berdasarkan pandangan lama, peran manajemen SDM adalah menarik dan menyeleksi calon pegawai, mengembangkan manajemen performansi dan sistem kompensasi untuk menyelaraskan tingkah laku pegawai dengan tujuan organisasi, dan mengembangkan dan me-retensi pegawai sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Peran manajemen SDM seperti itu dalam era ekonomi pengetahuan (Knowledge Economy) tidaklah cukup. Bukan berarti manajemen SDM tidak akan melakukan fungsi-fungsi tersebut, peran ini tetap akan dilakukan. Bagaimanapun, untuk mengelola SDM di masa depan, manajemen SDM perlu mengadopsi peran baru untuk menghadapi tantangan.

Tetap bertahan di fungsional birokrasi semata akan menyebabkan fungsi manajemen SDM menjadi kurang efektif dalam organisasi. Kegagalan untuk berubah sesuai dengan tuntutan ekonomi akan menjadikan manajemen SDM kurang penting, di mana tantangan-tantangan baru seperti manajemen pengetahuan (knowledge management) dan pengembangan SDM akan diperankan di tempat lain dalam organisasi. Tetapi hal ini tidak perlu terjadi. Pada kenyataannya, SDM adalah sumber logis dari tantangan-tantangan baru ini. 

Bagaimanapun, untuk menjadi bagian dari solusi dan bukan menjadi kendala, manajemen SDM harus keluar dari birokrasi masa lalu. Ini memerlukan pergeseran paradigma bahwa manajemen SDM tidak hanya sekadar menjalankan fungsi dan proses, tetapi lebih kepada peran.

Definisi peran dalam organisasi adalah tanggung jawab, hubungan, dan area kontribusi, serta harapan-harapan. Peran bisa dianalogikan sebagai pernyataan visi organisasi. Dengan mengelola peran, manajemen SDM memberi kontribusi lebih untuk kesuksesan organisasi. Ini berarti paradigma manajemen SDM telah berubah dari fungsi dan proses menjadi hasil dan pencapaian.

 

Print Friendly, PDF & Email

Kewirausahaan Akuntansi @Utama: Hubungan Kepemimpinan, Kasih Sayang Orang Tua dan Mahasiswa Sukses Wirausaha @Kurisol

Kuliah Kewirausahaan yang saya ampu hari ini dari jam 07.00-16.00 di Akuntansi Universitas Widyatama dipenuhi emosi yang bergejolak. Satu saat mahasiswa tertawa terbahak-bahak, dilain waktu mereka diam membisu bahkan menangis ketika mengikuti kuliah ini. Berikut adalah cuplikannya:

Kepemimpinan


 

 

Kasih Sayang Orang Tua

Kadang tidak mudah bagi mahasiswa untuk menghargai kasih sayang orang tua, padahal mereka menebar cinta  dalam setiap desahan nafas, gerak bibir dan ayunan langkah. Tak ada yang mereka pikirkan begitu penting selain keluarga, ini mungkin nasehat lama yang sudah terlalu sering kita dengar, namun tak pernah usang karena orang tua selalu sangat penting. Mengenang orang tua sebenarnya mengenang keberadaan diri kita sendiri. Kita terlahir dari buah kasih sayang, tumbuh dalam naungan kasih sayang, memang tak ada yang terlambat untuk menyadari betapa besar cinta mereka.

Anak durhaka adalah seorang anak yang tidak pernah dapat membuat kedua orang tuanya tersenyum bangga. Ketika ia berada disisi orang tuanya kadang kala anak mereka durhaka. Mereka tidak pernah tahu apa keinginan orang tuanya. Dengan mengasihi mereka, mungkin itu cukup untuk membuatnya bangga meskipun tak tersenyum. Terakhir jadilah anak yang membuat Orang Tua tersenyum bangga karena kehadiran kita disisnya. Sebagai contoh kasus, saya ceritakan betapa kasih sayang Dahlan Iskan dan Chairul Tanjung pada orang tua mereka, teruta ibu, membuat mereka sukses seperti sekarang ini. Cinta orang tua mereka yang membuat mereka seperti sekarang ini…………

Kuliah kali ini diselingi dengan pemutaran clip video kasih sayang orang tua yang membuat anak mereka “terbang tinggi dengan sayap mereka sendiri”. Para mahasiswa (terutama mahasiswi) matanya berkaca-kaca bahkan sebagian menangis ingat orang tua mereka……Saya minta pada mereka setelah pulang kuliah segera memeluk dan mencium tangan orang tua merka sebagai ungkapan kasih sayang………

Setelah itu saya putar beberapa clip video menggugah namun lucu diantaranya “Forrest Gump”. Film ini menceritakan seorang “idiot” (diperankan oleh aktor pemenang Oscar Tom Hank) yang karena kegigihannya dan kasih sayang ibunya bisa menjadi pengusaha sukses. Para mahasiswa tertawa terbahak-bahak melihat tingkah laku Forrest Gump yang lugu namun cerdas. Saya ceritakan juga hikmah dari film ini, diantaranya bahwa bila seseorang itu “Leukeun Pasti Pakeun” (sesorang yang teguh dalam tujuannya pasti berhasil)….
 

Mahasiswa Sukses Berwirausaha

Sebagai bagian akhir kuliah, saya mempersilakan  kelompok-5 KELAS-G untuk mempresentasikan tugas wawancara wirausaha. Kelompok ini terdari dari:

  1. 0111U140 Elsa Oktaviana @tomomielso
  2. 0111U142 Asti Sundari @astisundari
  3. 0111U117 Tiara Cahya S @tiaracs
  4. 0111U206 Destiyani @destyezy
  5. 0111U229 Dewi Ambarwati @deewipandaa

Mereka  berhasil membuat reportase video Rizki Pratama seorang mahasiswa angkatan 2010 yang berhasil menjadi pengusaha kuliner dengan merek “Kurisol” sebuah Brands Kuliner yang sedang Berekspansi Di Kota Bandung Indonesia. Walau masih mahasiswa, dia berhasil menjadi pengusaha setelah terinpirasi dari mengerjakan tugas kuliah wirausaha di kampusnya. Para mahasiswa terinspirasi oleh “kawan sebaya” mereka yang berhasil mewujudkan keinginannya karena “Junun” (serius dan fokus) dalam usaha tanpa mengganggu kuliahnya.

 
Print Friendly, PDF & Email

#ManajemenPembebas Nilai dan Budaya Institusi: Sebuah Contoh Rekomendasi Agar Diimplementasi

Pendahuluan
Tujuan dari penyusunan sebuah dokumen “Filosofi dan Rekomendasi Nilai dan Budaya Institusi Bagi Staf dan Pimpinan” adalah untuk  memberi pijakan Pengembangan Kapasitas Organisasi dan Institusi. Rekomendasi ini akan memenuhi kebutuhan  untuk merespon perlunya referensi, sosialisasi dan implementasi  memungkinkan organisasi untuk melaksanakan  sebagai “Nilai dan Budaya Institusi”.

 

Ringkasan Rekomendasi
Rekomendasi “Nilai dan Budaya Institusi” akan bermanfaat untuk Pengembangan Kapasitas Organisasi dan Institusi   sebagai berikut :
  1. Nilai dan Budaya  merupakan sebuah tranformasi sehingga akan menjadi “Strategic Value & Culture” jangka panjang dalam rangka mengembangkan  sebagai institusi terkemuka di Indonesia dan Asia Tenggara. 
  2. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dengan transformasi ke arah pengembangan organisasi dan institusi sehingga  dapat lebih efektif dan efisien.
  3. Merancang sebuah Kerangka Kerja (Framework) dan Peta Jalan (Roadmap)  “Nilai dan Budaya Institusi” untuk melayani karyawan dan semua Pemangku Kepentingan (Stakeholder) .
  4. Program sosialisasi dan implementasi   sebagai “Nilai dan Budaya Institusi ” bertujuan untuk membangun dan meningkatkan  kapasitas (Capacity building) organisasi dan Institusi dengan tujuan spesifik sebagai berikut:
  • Merancang pemberdayaan pimpinan dan staf yang handal untuk sosialisasi dan implementasi.
  • Merancang proses dan teknologi untuk mengimplementasikan.
  • Merancang model dan tata kelola organisasi yang mendukung sosialisasi dan implementasi.
  • Terciptanya model pebelajaran dan manajemen pengetahuan dalam pengembangan.
  • Mengembangkan Studi Kasus dan “Best Practice” untuk sosialisasi dan implementasi  
Sesuai dokumen “Nilai dan Budaya Institusi ” yang kami susun untuk Pengembangan Kapasitas Organisasi dan Institusi , untuk Tahap-1  akan dilaksanakan:
  1. Menyediakan SDM, proses dan alat/ sarana untuk mengevaluasi “Nilai dan Budaya” sebelumnya.
  2. Menyediakan sumber daya untuk merancang dan menerapkan  sebagai “Nilai dan Budaya Institusi”.
  3. Menerapkan aplikasi  sebagai “Nilai dan Budaya Institusi ” beserta komponen standar yang dibutuhkannya.
  4. Membuat Kerangka Kerja (Framework) dan Peta Jalan (Roadmap)  yang dipilih, serta memberikan pendampingan untuk piloting implementasi  sebagai “Nilai dan Budaya Institusi ”. 
Langkah-langkah ini sesuai dengan rencana  yang disetujui oleh semua pemangku kepentingan, sebagai bagian Pengembangan Kapasitas Organisasi dan Institusi untuk menyongsong pengemangbangan SDM (Human Capital Develoment) sebagai modal utama institusi.

 

Print Friendly, PDF & Email

I Love Monday: Antara Rapat Manajemen, Rekrutmen, Kuliah Cisco Security, Buka Bersama Dengan Riris dan Anak Tetangga Korban Tabrak Lari

 

Hari ini diisi dengan berbagai kegiatan yang lengkap dan berwarna. Mulai yang menggembirakan sampai yang menyedihkan terjadi silih berganti sbb:

 

Rapat Manajemen dan Rekrutmen

 

Rapat di Comlabs-ITB kali ini membicarakan beberapa topik penting diantaranya:

 

  1. Help Desk
  2. Sarpras/Duktek 
  3. Campus Center
  4. Jatinangor
  5. Kekurangan Ruangan
  6. SDM
 
Rapat berlangsung dari Jam 09.00-11.00 dan menghasilkan beberapa keputusan penting.  Diharapkan keputusan ini kan meberikan arah dan gerakan (Direction and Movement) yang menjaga keberlangsungan institusi ke depan.
 
Setelah rapat dilakukan diskusi dengan staf baru yang mengisi posisi Front Office. Banyak harapan digantungkan padanya karena dia punya latar belakang cukup mumpuni dengan penguasaan Bahasa Inggris yang cukup. Pastinya kami tekankan padanya bahwa institusi menekankan pada kinerja yang berkorelasi langsung dengan benefit dan profit yang akan dia terima
 
Kuliah Cisco Security Applied Networking-3
 
Tanpa makan siang dulu (karena shaum), saya langsung meluncur ke Laboratorium Networking Teknik Informatika Universitas Widyatama. Setelah sholat dhuhur, saya buka kuliah Applied Networking-3 dengan tugas kelompok agar mahasiswa membuat proposal Program Kreatifitas Mahasiswa DIKTI 2013. Menurut pengalaman sebelumnya, mahasiswa akan terpacu untuk membuat tugas karena tertarik dengan “exposure” keberhasilan teman-temannya di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional  (PIMNAS).
 
Kuliah dilanjutkan oleh Dosen Tamu Kang Akhmad Muhammad dengan teori dan praktek “Cisco Security” terutama topik “Access List”. Berikut adalah ulasannya:
 
Access List (ACL) digunakan untuk : 
  1. Mengontrol jalannya trafik data dalam network 
  2. Mem-filter paket-paket yang melewati router 
ACL adalah : 
  1. Sekumpulan list-list yang berisi kondisi-kondisi untuk diterapkan pada trafik yang  melewati interface router. 
  2. List ini menginstruksikan router paket mana saja yang akan di accept atau deny.
  3. Accept atau deny dapat berdasarkan kondisi-kondisi tertentu, contoh: 
    • Address source dan atau destination 
    • Protokol yang digunakan 
    • Nomor port yang di akses  

Beberapa alasan menggunakan ACL : 

  1. Membatasi trafik  tertentu sehingga meningkatkan performa network 
  2. Menyediakan kontrol trafik 
  3. Menentukan tipe trafik yang boleh lewat dan yang di blok pada interface router
  4. Contoh: mengijinkan trafik e-mail dan mem-blok trafik telnet 
  5. Tanpa ACL, semua paket bisa melewati router bebas hambatan. 
 
Terima kasih pada Kang Akhmad Muhammad yang telah memberikan  sebagian ilmunya pada kami……..
 
Buka Bersama Dengan Riris
 
Kegiatan dilanjutkan dengan menjemput Riris di SBM-ITB. Kemudian kami menuju Riau Junction karena Riris suka dengan makana Jepang. Ia berencana meramu beberapa resep masakan Jepang yang mungkin terinspirasi oleh kepopuleran acara Master Chef 🙂
 
Setelah berbelanja, kami lanjutkan dengan buka bersama di Restoran Jepang Sushi Tora di Supermarket Yogya Riau Junction. Makanannya enak walau harganya premium dan cukup tinggi dibanding Kedai “Bar Time and Sushi” depan DPRD Jabar Jl.Diponegoro Bandung. Tidak lupa kami juga bawa untuk Firman walaupun bukan berisi ikan karena dia masih alergi.
 
Anak Tetangga Korban Tabrak Lari
 
Pulang ke rumah, kami mendapat berita bahwa ada Anak Tetangga yang menjadi Korban Tabrak Lari. Anak itu ditabrak pengendara motor di Jalan Supratman dekat rumah kami. Penabraknya tanpa perduli (baca: pengecut) melarikan diri dan tidak memikirkan bilamana anak itu adiknya atau keluarganya sendiri.
 
Seperti yang saya kemukakan beberapa waktu yang lalu bahwa “Mengemudi Adalah Bukan Pekerjaan Sampingan“. Serius….., kalaupun kita minimal bisa mengemudikan sepeda motor, seringkali kita merasa itu adalah sesuatu yang “given” dan punya anggapan serba gampang dan nggak ada aturan yang pasti.
 
Tahukah anda, cara mengemudi motor yg baik dan benar salah satunya adalah : Kedua tangan jangan lurus 180 derajat kedepan,tapi harus ada sedikit sudut pada siku tangan?
 
Tahukah anda, bahwa Mengemudikan Kendaraan Itu Bukan Pekerjaan Sampingan (kerennya: Driving Is Not A Part-Time Job) serta memerlukan konsentrasi penuh? 

Ehm…kelihatannya sepele ya..tapi ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Coba lihat dan teliti film Amerika yang memperlihatkan seseorang harus ujian mengemudi berkali-kali agar lulus mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) seperti di film “Speed-2″ dengan Sandra Bullock sebagai pemeran utamanya. Tilik juga Nelson Piquet, ex-pembalap F-1 yg terkenal dari Brazil, yang harus belajar mengemudi lagi karena sering melanggar lalu lintas.

Kelihatannya masih banyak pengemudi di Indonesia harus ujian SIM ulang agar mereka tidak menganggap kendaraannya dan mengemudi di jalanan adalah “Ekpresi Kebrutalan” dirinya 🙁

 http://www.youtube.com/watch?v=fPdgLWHC3xg

Print Friendly, PDF & Email

Kuliah Kewirausahaan: Antara Sarapan Bubur Pardoel dan Orientasi Pada Tindakan Wirausaha

Hari ini sesuai janji pada Mahasiswa, saya mulai kuliah dengan sarapan bubur. Sangat menarik, ketika para mahasiswa seperti “antri sembako” saat mengambil bubur yang disediakan. Banyak dari mereka meminta tmbah karena buburnya memang enak dan “Maknyos”. Sungguh kuliah yang tidak terlupakan olseh dosen mahasiswa Kewirausahaan Prodi Akun6tasi Universitas Widyatama.

Bubur disajikan oleh Tendy Septiadi (0112A008) lengkap dengan kompor gasnya agar tersaji dengan hanta. Sebetulnya, awalnya ia tidak tertarik di bidang ini, namun karena ada satu bakat yang terpendam dalam dirinya yaitu “Bakat Ku Butuh” maka jadilah dia wirausahawan.

Tendy adalah pemilik “Bubur Ayam Pardoel”,  beralamatkan di jl.Pasir Luyu Barat no 34 yang saat ini sudah dijadikan menu pilihan sarapan pagi, bagi warga Pasir Luyu Barat khususnya, dan warga lainnya yang mau berangkat ataupun pulang kerja, karena saat ini Bubur Ayam Pardoel sudah mulai buka dari pagi pukul 06.00- 10.00 Pagi dan sorenya buka pukul 16.00- 22.00 wib

Singkat kata Tendy sudah jadi “Pengusaha Bubur” yang sukses dan baru saja merenovasi tempat usahanya dengan modal sendiri. Saat ini dia bisa berdikari dan menghidupi dirinya dan bebera pegawai yang tidak mampu di tempat usahanya. Bahkan dia mampu menyekolahkan kembali anak buahnya yang putus sekolah sehingga bolehlah dia dipanggil sebagai “Social Entrepreneur”.

Setelah itu dsampaikan kuliah KEWIRAUSAHAAN Bab 4 Berorientasi Pada Tindakan sbb:

Tujuan Pengajaran 

  1. Mempelajari salah satu karakter yang perlu dikembangkan sebagai calon wirausahawan yaitu senantiasa berorientasi pada tindakan
  2. Memahami tindakan dan sikap yang perlu dimiliki untuk dapat menjadi pribadi yang  berorientasi pada tindakan

Ciri-ciri Pengusaha ==> Mampu Mengambil keputusan dan Bertindak Cepat

Orientasi PDCA (Plan, Do, Check and Action) => Menghindari:

  • NATO (No Action Talk Only) => hasil : gosip, konflik
  • NADO (No Action Dream Only) => hasil : visi, karya seni
  • NACO (No Action Concept Only) => hasil : teori, falsafah

 8th Habits of Highly Effective People (Stephen Covey):

  1. Proaktif
  2. Bermula dari Ujung Pemikiran (Begin with the end of mind)
  3. Dahulukan Hal yang Utama
  4. Berfikir Menang – Menang  (win – win )
  5. Memahami Untuk Dipahami
  6. Sinergi
  7. Menajamkan Ketahanan, Fleksibilitas dan Kekuatan
  8. Menemukan Keunikan dan Membantu Orang Lain Menemukannya

 

Print Friendly, PDF & Email

@DosenInspiratif Kebahagiaan Seorang Pendidik Kewirausahaan Dalam Kondisi Suara Masih Serak (Nyaris Hilang)

Jum’at kemarin adalah hari yang melelahkan dan menggembirakan. Betapa capainya melakukan tugas ke Sumbawa,  baru sampai Jum’at dini hari, paginya jam 07.00 langsung meluncur ke Universitas Widyatama untuk memberikan Kuliah Kewirausahaan Prodi Akuntasi sampai jam 16:00…..

Kuliah sepanjang hari harus diiringi dengan Kondisi Suara Masih Serak (Nyaris Hilang). Mungkin kecapaian karena perjalanan jauh dan kerja yang padat di minggu ini. Namun, hal itu terbayar dengan Kebahagiaan Seorang Pendidik Kewirausahaan melihat hasil pikiran dan karya mahasiswa yang hadir saat itu.

Pada kuliah kemarin saya sengaja minta mereka mebacakan karangan atau impian mereka tentang “Bila Aku Menjadi Wirausaha”. Sengaja judulnya memodifikasi salah satu acara di TV agar mahasiswa lebih meras gaul dan tidak terbebani tugas ini.

Salah satunya adalah presentasi Tendy Septiadi (0112A008) yang awalnya tidak tertarik di bidang ini. Namun karena ada satu bakat yang terpendam dalam dirinya yaitu “Bakat Ku Butuh” maka jadilah dia wirausahawan. Menurut dia banyak tantangan dari orang terdekat terutama orang tua sampai mereka berkata: “Kalau kamu bisnis, berarti kamu udah ga nganggap kita mampu buat ngebiayain”. Ada juga tantangan dari ex-calon “belahan jiwa” yang merasa tidak cocok kalau “si dia” adalah “Tukang Bubur”………

Tendy adalah pemilik “Bubur Ayam Pardoel”,  beralamatkan di jl.Pasir Luyu Barat no 34 yang saat ini sudah dijadikan menu pilihan sarapan pagi, bagi warga Pasir Luyu Barat khususnya, dan warga lainnya yang mau berangkat ataupun pulang kerja, karena saat ini Bubur Ayam Pardoel sudah mulai buka dari pagi pukul 06.00- 10.00 Pagi dan sorenya buka pukul 16.00- 22.00 wib

Singkat kata Tendy sudah jadi “Pengusaha Bubur” yang sukses dan baru saja merenovasi tempat usahanya dengan modal sendiri. Saat ini dia bisa berdikari dan menghidupi dirinya dan bebera pegawai yang tidak mampu di tempat usahanya. Bahkan dia mampu menyekolahkan kembali anak buahnya yang putus sekolah sehingga bolehlah dia dipanggil sebagai “Social Entrepreneur”.

Satu lagi adalah Rhesy Rangga P (0111u283) dengan kutipan sebagai berikut:

Seandainya aku jadi seorang pengusaha yang menjadi owner tersebut aku memilih membuka Restoran/Rumah Makan,kenapa aku memilih untuk membuka rumah makan?karena semahal-mahalnya apapun makanan itu jika memang menarik dan sangat disenangi oleh konsumen pasti akan laku ,lagi pula makan adalah salah satu kebutuhan pokok setiap orang.

Saya juga barusan soft opening rumah makan yang bernamakan Jogja Steak,disini saya menawarkan lebih berbeda dari steak-steak yang lain yang membuat saya yakin bias menarik konsumen lebih banyak.keunggulan Jogja Steak adalah disitu ada menu yang tidak dimiliki oleh steak yang lain,biasanya steak cumin ada daging sapi,ayam,dll.Tetapi di Jogja Steak memiliki steak yang unik seperti Steak Tempe ,Steak Tahu dan masih banyak yang bias membuat konsumen dengan steak steak yang berbeda dan harga relative terjangkau.

Di Jogja Steak saya tidak hanya menawarkan orang untuk makan ,kenyang dan pulang.disini saya membuat konsep lebih alamiah ya itu menggunakan suasana lebih seperti beradat contoh : menggunakan kursi kayu yang unik,menggunakan konsep bangunan joglo,ada yang bias makan di lesehan di taman (bukan di pinggir jalan) menggunakan music dan suasana lebih membuat mereka menikmati rasa dan kenyamanan di tempat makan itu,disitu saya tidak memasang hotspot.kenapa saya tidak memasang hotspot karena ada beberapa alas an yang saya miliki yaitu : jika kita memakai hotspot banyak orang yang makan/minum standar tetapi mereka nongkrongnya lebih dari 2 jam hanya buat bermain internet,banyak juga mahasiswa yang meramaikan tetapi tidak makan atau hanya minum dan menggunakan hotspot.

Setelah tanpa hotspot saya amati tetap banyak orang yang datang ke Jogja Steak karena memang mereka berniat untuk makan dan menikmati music dan suasana secara tidak langsung saya mengambil kesimpulan kalau tanpa ada hotspot pun berarti kita bias membuat konsumen ramai dengan cara kita menjual suasana yang alami dan nyaman buat mereka.

Ada beberapa hal yang membuat saya memilih jadi wirausaha & restoran Steak :

  1. Karena Papa saya memiliki banyak teman yang hampir semuanya adalah pengusaha seperti Bakpia 25,Waroeng  Steak,Batik Jogja,dll
  2. Saya memang bercita-cita kalau penghasilan saya yang mengatur adalah diri saya sendiri.
  3. Steak adalah makanan yang biasa dipandang buat orang menengah keatas tetapi sebenarnya steak yang ada di Jogja Steak ini dimulai dari harga 9 ribu – 18 ribu rupiah karena kita ada menu steak yang ekonomis sehingga bisa semua konsumen bisa menikmatinya
  4. Kita tidak hanya menjual Makan / Minum yang terpenting kita menjual suasana yang bisa membuat mereka terpuaskan saat menikmati makanannya
  5. Dan yang paling penting yaitu Papa saya memiliki salah satu orang kepercayaan yaitu manajer dari rumah makan terkenal yang sangat terkenal tetapi saya tidak bisa menyebutkannya

Di atas saya menyinggung manajer yang sangat professional yang membantu saya,jadi gini cerita yang sebenernya Manajer itu memiliki skill yang bagus yang mengatur café yang tidak bisa saya sebut kita samarkan menjadi café M,jadi dia anajer café M se Indonesia,sedangkan café M itu hamper memiliki ratusan cabang di Indonesia,tetapi dia keluar karena ada masalah dengan pemiliknya.lalu dia membuat Café sendiri yang sekarang per hari bisa ber omset 3-5jt dan saya membuat kerjasama dengan Manajer itu,semua pegawai saya dia yang mencarikan karena banyak juga pegawai dia yang keluar dari café M secara tidak langsung berarti pegawai sudah berpengalaman kan? Dan kita membuat kesepakatan bahwa dia menjadi Manajer Jogja Steak dengan kesepakatan dia 20% dan saya sebagai pemilik 70% dari omset bulanan,tetapi 20% itu tidak hanya buat manajer 10% nya lagi buat bonus pegawai diluar gaji utama pegawai sehingga pegawai semangat dan melakukan yang terbaik untuk memuaskan konsumen yang ada

Sekarang Jogja Steak baru berjalan 2 minggu dengan omset per hari 1 juta – 1,5 juta perhari jam kerja mulai jam 14.00 – 23.00 kita lebih ramai di jam malam karena suasana malam lebih banyak digemeri dari pada siang hari,dan Insyaallah malem minggu ini kita akan melakukan Grand Opening dengan promosi secara sederhana ke tempat tempat yang bisa menarik konsumen dengan baik.

Itu salah satu usaha yang saya terapkan untuk saat ini,saya terobsesi oleh sahabat sahabat dari Papa saya.dan saya pernah ingat dari salah satu sahabat papa saya yang memiliki tempat makan di jogja yang bernama Ayam Goreng Mbok Berek dia berkata “Pengusaha jangan hanya memikirkan penghasilan tetapi harus memikirkan kebahagiaan karyawan yang bekerja,karena penghasilan yang kita peroleh proses dari karyawan yang dapat memuaskan pelayanan kepada pelanggan “jadi setiap 1 bulan sekali kita pasti melakukan jalan / ada bonus tambahan atau apapun itu yang bisa membuat karyawan menjadi nyawan bekerja untuk  kita.

 

Print Friendly, PDF & Email

#KewirausahaanPembebas: Berpikir Perubahan, Resiko Karet Pengikat Rambut Dan Kolaborasi Gun N’ Roses Dengan Oma Irama

Kemarin saya memberikan kuliah Kewirausahaan dengan Topik “Berpikir Perubahan”. Berikut “alur ceritanya”:

Peran Kewirausahaan
 
Kewirausahaan (entrepreneurship) berpengaruh terhadap kemajuan ekonomi bangsa. Singapura misalnya, menjadi negara yang maju karena prinsip2 entrepreneurship. Hasilnya adalah perusahaan IT kelas dunia yang awalnya dirintis oleh wirausahawan muda. Hal yang sama dilakukan negara-negara Amerika Serikat, Taiwan, Korea yang peka terhadap pembentukan entrepreneurs. (Gatot Johanes Silalahi, MSc; Sinar Harapan, 2005)
 
Menurut definisi, wirausaha adalah suatu kegiatan yang dapat memberikan nilai tambah terhadap produk atau jasa melalui transformasi, kreatifitas, inovasi, dan kepekaan terhadap lingkungan sekitarnya, sehingga produk atau jasa tersebut lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pengguna produk dan jasa (Prof. Raymond Kao, Nanyang Business School, Singapore 2005). Hitt,Ireland&Hoskisson (2010) mengatakan bahwa Kewirausahaan Strategis (Strategic Entrepreneurship) yang biasanya  dilakukan oleh perserorangan dan badan usaha adalah :
  1. Mengambil langkah-langkah kewirausahaan dengan perspektif strategis.
  2. Berperilaku menggiatkan pencarian kesempatan usaha dan keunggulan kompetitif.
  3. Merencanakan dan mengimplementasikan strategi kewirausahaan untuk menciptakan keuntungan. 
Usaha-usaha Kewirausahaan Strategis (Hitt,Ireland&Hoskisson: 2010) diatas harus didasari, didorong dan mempunyai tujuan pada beberapa faktor seperti yang digambarkan dalam gambar di bawah yaitu:
  1. Cara berfikir kewirausahaan dari pendiri (founding father) organisasi atau badan usaha.
  2. Mempunyai  kelompok kerja untuk mengembangkan produk atau pelayanan.
  3. Memfasilitasi inovasi dan integrasinya dengan menyebarkan nilai luhur dan kepemimpinan kewirausahaan.
  4. Menciptakan nilai tambah melalui inovasi yang dilakukan.
 

 
Berpikir Perubahan
 
Perubahan adalah suatu keharusan karena perubahan adalah sebuah esensi dari adanya sebuah kemajuan. Menjadi maju dapat berarti bahwa kita harus berpindah posisi menjadi semakin ke depan dari posisi kita semua. Perubahan harus dikelola dengan baik dalam sebuah Manajemen Perubahan (Change Management) dan Industri Harapan (Manufacturing Hope). Harmoni hidup seringkali menjadi sebuah jebakan bagi kita untuk malas dalam mempertahankan dinamika perubahan.
 
Sebelum perubahan menyentuh cara berpikir, maka manusia itu belum berubah. Maka dari itu,  jika kita ingin berubah, maka kita harus mengubah cara berpikir kita. Dalam hal ini, perubahan yang dimaksud adalah berubah dari seorang karyawan menjadi seorang wirausaha untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik dan cerah.
Kita memiliki kekuatan otak yang belum terungkap untuk memaksimumkan kekuatan berpikir dalam usaha mengubah kehidupan Kita di masa depan, maka renungkanlah sejumlah pertanyaan di bawah ini untuk menggali pikiran Kita, apakah Kita termasuk memilki keinginan untuk menjadi seorang entrepreneur. Berikut adalah pertanyaan tersebut.
  • Apakah dalam pikiran Kita telah memiliki kepuasan dari apa yang Kita lakukan dalam pekerjaan saat ini?
  • Apakah Kita dalam melaksanakan pekerjaan saat ini mendapatkan kesulitan bila melebihi kekuasaan dan wewenang yang Kita miliki?
  • Apakah Kita merasakan dalam pikiran untuk merubah apa yang dikerjakan menjadi lebih sempurna sebagai keinginan yang lebih besar dari pada mempertahankan tugas apa adanya saat ini?
  • Apakah Kita memiliki kemampuan berpikir untuk menimbulkan ide baru setiap saat Kita melangkah dalam hidup ini?
  • Apakah Kita memiliki kemampuan untuk merumuskan kedalam perencanaan dan aplikasi dari ide baru Kita?
  • Apakah Kita dapat meredam dan merahasiakan ide Kita dari orang lain, sebelum Kita siap melaksanakannya?
  • Apakah Kita memiliki jaringan atau memperluasnya ke jaringan baru atas kemampuan Kita atau teman?
  • Apakah Kita merasakan mendapat dukungan atas ide Kita dari lingkungan internal dan eksternal atau bagian besar menentangnya?
  • Apakah Kita merasakan memiliki kemampuan untuk melewati rintangan yang maha sulit yang mungkin dalam pikiran Kita mungkin gagal dari pengalamannya?
  • Apakah Kita merasakan ketidak puasan bila ada orang kepercayaan Kita tidak mampu melaksanakan dari bagian ide Kita?
  • Apakah Kita mampu mengubah kecenderungan bahwa kepuasan didapat bila sesuatu dikerjakan sendiri dan berusaha membagi tugas dan tanggung jawab dalam kerja tim?
  • Apakah Kita memiliki keinginan untuk memisahkan sebagian pendapatan dalam usaha Kita untuk merubah nasib dengan menangkap peluang masa depan?
Bila jawaban Kita menunjukkan bilangan ya dan atau tidak, apakah Kita sudah siap untuk membuat langkah-langkah yang harus dihadapi ke depan, sekiranya dikelompokkan dalam posisi yang disebut dengan:
  1. Bekerja sebagai pegawai yang terikat, 
  2. Bekerja sebagai pegawai yang tidak terikat, 
  3. Bekerja sebagai pengusaha, 
  4. Bekerja sebagai penanam modal. 
Bila jawaban Kita dari 12 pertanyaan, menjawab 12 kali tidak berarti Kita semata-mata hanya ingin jadi pegawai yang terikat ; menjawab 8 kali ya dan 4 tidak berarti Kita ingin bekerja sebagai pegawai yang tidak terikat; menjawab 12 kali ya berarti Kita adalah seorang yang berkeinginan untuk bekerja sebagai pengusaha; menjawab 10 kali ya dan 2 tidak berarti Kita adalah seorang bekerja sebagai penanam modal. Perubahan perjalanan hidup ditentukan oleh oleh pikiran kita sendiri, apakah kita ingin merubah cara kita untuk mendapatkan penghasilan atau tidak.
 

 
Risiko Karet Pengikat Rambut
Saya juga menerangkan bahwa dalam menjalankan suatu kegiatan pembangunan atau pengembangan usaha tentunya akan menghadapi beberapa resiko usaha yang dapat mempengaruhi hasil usahanya tersebut, apabila hal tersebut tidak diantisipasi dan dipersiapkan serta penanganannya maka bisa saja resiko usaha tersebut terjadi.
 
Saya pakai perumpamaan dengan menggunakan Karet Pengikat Rambut milik mahasiswa wanita dan spidol whiteboard. Cara adalah sebagai berikut:
  1. Letakkan 2-4 spidol whiteboard di lantai dengan tegak supaya tidak rubuh.
  2. Buat tanda/garis di belakang keramik/tegel pertama dan seterusnya serta  bubuhkan angka “25”, “50”, “75” sampai dengan “100”
  3. Mintalah mahasiswa untuk melakukan 5 lemparan dengan menggunakan  Karet Pengikat Rambut  ke  spidol whiteboard agar mencapai nilai terbanyak.
  4. Beberapa mahasiswa “main aman” dengan hanya berdiri di keramik/tegel pertama dan memperoleh nila maksimum 125.
  5. Mahasiswa lain yang “ambisius” mencoba melempar dari jarak terjauh (keramik/tegel keempat), namun memeproleh hasil lebih kecil dari cara pertama.
  6. Akhirnya, dari beberapa percobaan bisa diperoleh hasil optimal, bila secara bertahap para mahasiswa melempar dari keramik/tegel pertama, kemudian ditingkatkan ke level “risiko” berikutnya setelah mereka terbiasa.
  7. Hal ini mirip dengan wirausaha yang harus dilakukan mahasiswa secara dini agar terbiasa dengan resiko-resiko yang ada dalam menjalankan usahanya. 

 
Kolaborasi Gun N’ Roses Dengan Oma Irama
 
Untuk mengisi “otak kanan” para mahasiswa saya putarkan parodi video clip dari Gun N’ Roses Dengan lagu terkenal dari Oma Irama yaitu “Begadang”. Tadinya ini lagunya  Gun N’ Roses yabng berjudul “Sweet Child o’ Mine” , dimana lagu ini pernah ngetrend saat saya masih muda dulu dan saya pun pernah manggung membawakan lagu ini, walaupun penontonnya pada kabur. Video ini sebenarnya diedit biar adegan2nya sealur dengan lagunya Bang haji yang berjudul Begadang.
 
Syahdan band rock raksasa Guns n Roses yang legendaris  itu dituduh mengklaim lagu orang Indonesia sebagai milik mereka. Tidak tanggung-tanggung, lagu yang mereka klaim adalah lagu-lagu sang Raja Dangdut Rhoma Irama salah satunya “Begadang”. Kuasa hukum Rhoma Irama saat ditemui, belum memberikan keterangan pasti soal masalah ini, namun manajemen produksi Guns n Roses dengan keras menyatakan bahwa lagu-lagu tersebut adalah sah milik mereka. Mereka menunjukkan video klip yang menampilkan Guns n Roses membawakan lagu-lagu tersebut. Bagaimana pun, kita semua di sini tahu bahwa lagu “Begadang” adalah trademark dari bang Haji Rhoma Irama. Sungguh memalukan dan tidak tahu diri bila band sebesar dan selegendaris Guns n Roses asal-asalan mengklaim karya milik orang lain.

 

Print Friendly, PDF & Email

@DosenInspiratif Bersatunya Kuliah Applied Networking, Pemutaran Film Anti Rokok dan Rasa Terima Kasih Mahasiswa

Kemarin ada beberapa peristiwa yang merupakan “Mile Stone” dalam kehidupan saya sebagai dosen:

Kuliah Applied Networking 

Dalam kuliah ini disampaikan teori dan praktek perihal Router   sebagai sebuah komputer  khusus.   Router   mempunyai  komponen-ko mponen  dasar  yang  sama  dengan   PC    desktop ,   Router   mempunyai   CPU ,  memori,  sistem bus ,  dan  banyak   interface input/output .   Router   didisain  untuk  melakukan  tugas khusus  yang tidak  dimiliki  oleh   PC   desktop.  Contoh,   router menghubungkan  dan mengijinkan  komunikasi  antara  dua  jaringan  dan  menentukan  jalur  data  yang melalui koneksi jaringan.  

Komponen  utama  dari   router   adalah   random-access  memory   ( RAM ),   nonvolatile  random-access  memory   ( NVRAM ),   flash memory,  read-only  memory   ( ROM )  dan interface-interface. 

Network Interface  adalah  sebuah  Interface   yang berfungsi untuk  menyambungkan sebuah   host   ke   network .    Network  Interface adalah  perangkat  keras  yang  bekerja pada   layer   1  dari  Model  OSI (Open  System  Interconnection).   Network  Interface dibutuhkan  oleh   Router   untuk  menghubungkan   Router   dengan  sebuah  LAN  atau WAN.  Karena   Router   bertugas menyambungkan   network-network ,  sebuah   router harus  mempunyai  minimal  2   network  interface.  Dengan  konfigurasi  minimal ini,   router   tersebut bisa  menghubungkan dua   network,  karena  masing-masing   network  membutuhkan satu  network interface yang terhubung ke  Router.  

Pemutaran Film Anti Rokok 

Pada saat akan masuk kelas, ada pemandangan yang mebuat saya prihatin. Para mahasiswa bergerombol yang banyak diantaranya sambil menikmati rokok masing-masing. Seperti disampaikan di artikrl blog  sebelumnya, saya sampaikan Tag-Line “Silahkan Anda Merokok, Asal Pakai Kresek Di Kepala Anda“, sebagai penolakan kepada orang yang merokok.

Melihat hal tersebut, saya katakan saat ini banyak orang mempermasalahkan rokok dari sisi kesehatan, agama, ekonomi bahkan ideologi, politik, sosial dan budaya. Bahkan pada artikel Detik.com disebutkan bahwa: “Lama sudah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan polemik rokok dalam UU Kesehatan. Namun hingga saat ini Menteri Kesehatan belum melaksanakan poin-poin putusan MK yang menyudahi silang sengketa tersebut.” 

Kemudian di tengah kuliah saya melakukan Pemutaran Film Anti Rokok yang isinya Fakta mengenai Industri dan bisnis Rokok di Indonesia, serta Penetrasi Rokok dalam masyarakat Indonesia yang memprihatinkan. Dalam Konferensi Dunia untuk Tembakau 2010 Koresponden Christof Putzel pergi menyelinap dan melakukan pembicaraan dengan karyawan perusahaan tembakau. Ia juga melakukan wawancara dan investigasi langsung mengenai bocah perokok terkecil di Dunia serta memaparkan mengenai fakta-fakta cengkraman bisnis tembakau global di Indonesia. Film ini Disharing oleh Yayasan Jantung Indonesia melalui Komisi Nasional Pengendalian Tembakau serta Current TV Untuk Kepentingan edukasi mengenai bahaya rokok.

Tayangan ini melengkapi video berjudul “Smoking Kid” yang dibuat oleh Yayasan Promosi Kesehatan Thailand. Di awal terlihat beberapa perokok dewasa sedang asyik merokok. Mereka tidak sadar sedang diambil gambar lantaran dilakukan dengan kamera tersembunyi. Tiba-tiba saat sedang asyik mengepulkan asap kenikmatan, masing-masing perokok di tempat berbeda itu didatangi bocah, satu laki-laki dan perempuan. Perokok dewasa, laki-laki dan perempuan, terkejut saat sang bocah hendak meminjam korek sembari mengeluarkan sebatang rokok. Lucunya para perokok dewasa itu tidak mau meminjamkan korek kepada para bocah itu. Bahkan dalam salah satu adegan, seorang perokok wanita mengatakan hal itu tidak baik buat kesehatan dan menyuruh anak itu berhenti merokok. Ada salah satu perokok pria sempat menceramahi bocah itu jika kegiatan merokok itu dapat menyebabkan kanker, emfisema, stroke, dan lainnya. Saat asyik menceramahi, tiba-tiba para bocah itu balik bertanya, “Jadi kenapa Anda merokok?” Langsung saja para perokok dewasa itu tidak berkutik menghadapi pertanyaan itu. Sejurus kemudian, anak laki-laki dan perempuan itu menyodorkan sebuah kertas berisi kalimat berbunyi, ‘Anda peduli dengan saya. Lalu kenapa Anda tidak peduli dengan diri Anda? Ingatkan diri Anda adalah langkah paling efektif buat berhenti merokok.’ Setelah kedua bocah itu meninggalkan masing-masing perokok, mereka pun terdiam dengan ekspresi wajah yang kaget, terdiam, menggaruk kepala, dan langsung memasukkan kertas itu langsung ke sakunya……… 

Rasa Terima Kasih Mahasiswa 

Tadi malam ada beberapa mahasiswa yang datang ke rumah untuk menyampaikan rasa terima kasih karena telah dibimbing Program Kreatif Mahasiswa (PKM) DIKTI. Mereka lolos sebagai salah satu tim yang masuk PIMNAS di Yogyakarta beberapa waktu yang lalu dengan karya “WEB GIS Untuk Tracking Rute Perjalanan Transportasi Umum Dengan Menggunakan Algoritma Dijikstra dan Google Maps API”. 

Saat itu tim dari Teknik Informatika Universitas Widyatama berada di Univesitas Muhammadiyah Yogyakarta mengikuti PIMNAS ke 25 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tim yang adalah 4 (empat) peserta PKM yang terpilih sebelumnya dan lolos didanai DIKTI tahun 2012. 

Kedatangan mereka ke rumah saya merupakan penghargaan  kepada dosen yang telah meluangkan waktu dan pikiran dalam bagian kesuksesan mereka di PIMNAS. Sungguh suatu perilaku yang sangat saya hargai, bukan dari “buah tangannya”, namun perhatian pada profesi “pendidik yang karirnya tidak pernah berakhir“. Menurut saya, Ini adalah salah satu implementasi dari filososfi “Basa mah teu meuli” antara pendidik yang ikhlas dengan siswanya yang santun serta semoga membentuk mereka menjadi manusia yang lebih baik….Amin Ya Robbal Alamin…….

Print Friendly, PDF & Email

Silaturahmi Mendatangkan Rejeki

Silaturahmi mungkin sudah menjadi nisbi

Antara adat kebiasaaan dan Wahyu Ilahi

Sungguh manusia itu tidak bisa hidup sendiri

Ia juga punya kehidupan yang hakiki

 

Pantas orang tua berpesan pada diri

Janganlah memutuskan tali silaturahmi

Itu jadi penjaga hidup tidak nafsi-nafsi

Benarlah bahwa Silaturahmi Mendatangkan Rejeki

 

Print Friendly, PDF & Email