Film: THE CORPORATION

     

    “The Corporation”  adalah film yang menggambarkan institusi korporasi yang dominan saat ini, menciptakan kekayaan besar tetapi juga bahaya besar. Film dokumenter ini memenangkan 26 penghargaan yang meneliti sifat, evolusi, dampak dan masa depan dari korporasi bisnis modern serta meningkatnya peran yang dimainkannya dalam masyarakat dan kehidupan sehari-hari kita.

    [youtube http://www.youtube.com/watch?v=Pin8fbdGV9Y?rel=0&w=640&h=420]

    Kaitan Artikel:

     

     

    Hari Guru: Peran Pendidik Dan Harapan Orang Tua

    “Aku percaya bahwa seorang guru yang hebat adalah seorang seniman besar. Pendidikan bahkan mungkin seni yang terbesar karena medianya adalah pikiran dan jiwa manusia.” Itulah ungkapan John Steinbeck tentang Peran Pendidik Terhadap Kehidupan Manusia.

    Alangkah indahnya bila Pendidik selalu memaknai dan menghidmati bahwa peserta didik adalah amanah orangtua mereka dengan harapan membuncah seperti pada anak kita sendiri. Mereka diharapkan menanam benih pengetahuan, kearifan dan kebijakan yang menyebar menjadi pohon kehidupan serta menghasilkan buah peradaban.

    Kita melihat, merasakan dan membuktikan bahwa sejarah bangsa ini tidak lepas dari peran guru untuk merubah jalan buntu menjadi sesuatu. Kita yakin jasa mereka akan menjadi bekal hidup anak cucu….Semoga…
    *Coretan dalam rangka “Hari Guru Indonesia”
    [youtube http://www.youtube.com/watch?v=zDZFcDGpL4U?rel=0&w=640&h=420]

    Guru….Karier Yang Tidak Pernah Berakhir

     

    Menurut saya menjadi Guru….Karier Yang Tidak Pernah Berakhir….. Tidak ada “bekas guru” mirip dengan tidak adanya “Bekas Orang Tua atau Anak”….Berbeda dengan Mantan Bos atau atasan dari suatu karir di perusahaan. Selain Guru memberikan pengabdian secara profesional, juga baktinya melibatkan emosional yang kuat tehadap anak didiknya.

    Mungkin kita masih ingat buku “Laskar Pelangi” dari Andrea Hirata….atau film dokumenter “Kepala Sekolahku Pemulung” di Metro TV? Masih banyak lagi peristiwa, hikmah dan memoar yang menggambarkan peran guru bagi bangsa ini…..

    Ayah pun seorang guru dan salah satu cerita yang tidak pernah kulupa adalah sebagai berikut:

    “Suatu hari diadakan razia rambut panjang dimana beliau menjadi kepala sekolah…..Diantara muridnya ada seorang murid yang tidak mau mencukur rambutnya dengan alasan tidak punya uang…..Seketika itu juga ayah pun memberinya uang untuk mencukur rambutnya….”

    “Cerita belum berakhir disitu….Beberapa puluh tahun kemudian…Kejadian “sepele” tadi diingatkan oleh muridnya yang sekarang jadi pengusaha sukses kepada ayah…Dia katakan kejadian itu tidak akan dilupakan seumur hidupnya karena setelah kejadian itu bukan hanya rambutnya yang berubah…namun hatinya telah terbuka lebar….”

    “Dan pada saat saya dan istri menjalankan ibadah Umrah 1426 H (2005M), murid ayah ini (yang sudah punya putra yg dewasa) menceritakan kejadian ini kepada kami dan putra-putrinya sebagai kejadian yang mengubah jalan hidupnya”…

    Jelas peristiwa ini akan berubah konstelasinya bila dilakukan bukan oleh guru pada muridnya karena ternyata setiap pemikiran, emosi dan langkahnya menjadi ikatan yang tidak pernah hilang……

    Guru….Karier Yang Tidak Pernah Berakhir…..

     

    *Selamat Hari Guru:

    Dipersembahkan kepada Pendidik yang selalu memaknai dan menghidmati bahwa peserta didik adalah amanah orangtua mereka dengan harapan membuncah seperti pada anak kita sendiri

    [youtube http://www.youtube.com/watch?v=3DOv_H2m11g?rel=0&w=640&h=480]

    Apa yang terjadi di internet setiap 60 detik?

    Apa yang terjadi di internet setiap 60 detik? Inilah faktanya:
    • Mesin pencari Google  melayani lebih 694.445 query
    • 6.600 gambar + di-upload di Flickr
    • 600 video di-upload di video YouTube
    • 695.000 Update status, 79.364 posting dan 510.040 komentar dipublikasikan di Facebook 
    • 70 domain baru terdaftar
    • 168.000.000 email dikirim
    • 320 account baru dan 98.000 tweets dihasilkan di Twitter 
    • Aplikasi iPhone diunduh lebih dari 13, 000 kali
    • 20.000 posting baru diterbitkan pada Tumblr
    • Populer web browser FireFox-download lebih dari 1700 kali
    • Platform blogging populer WordPress diunduh lebih dari 50 kali
    • WordPress Plugin  diunduh lebih dari 125 kali
    • 100 account  dibuat pada jaringan situs profesional  LinkedIn 
    • 40 Pertanyaan baru pada YahooAnswers.com
    • 100 pertanyaan pada Answers.com
    • 1 artikel baru dipublikasikan di Associated Content, sumber terbesar konten komunitas di dunia
    • 1 definisi baru ditambahkan pada UrbanDictionary.com
    • 1.200 iklan baru dibuat di Craigslist
    • 370.000 menit panggilan suara dilakukan oleh pengguna Skype
    • 13.000 jam streaming musik dilakukan dengan radio internet Pandora
    • 1.600 orang membaca artikel yang dibuat pada Scribd

    Pengenalan IT Audit

    IT Audit Diagram

    IT Audit adalah suatu proses kontrol pengujian terhadap infrastruktur teknologi informasi, pengumpulan serta pengevaluasian bukti untuk menentukan apakah suatu sistem komputer yang digunakan telah mampu melindungi aset pemilik dan mampu menjaga integritas dan mampu membantu pencapaian tujuan secara efektif yang berhubungan dengan masalah audit finansial dan audit internal. Audit IT bertujuan untuk meninjau dan mengevaluasi faktor-faktor ketersediaan (availability), kerahasiaan (confidentiality) dan keutuhan(integrity) dari sistem informasi organisasi. 

    IT Audit terbagi kedalam beberapa jenis yaitu sistem dan aplikasi, fasilitas pemrosesan informasi, pengembangan sistem, arsitektur manajemen dan perusahaan IT serta client/server telekomunikasi intranet dan internet:

    1. Sistem dan aplikasi.  Memeriksa apakah sistem dan aplikasi sesuai dengan kebutuhan organisasi, berdayaguna, dan memiliki kontrol yang cukup baik untuk menjamin keabsahan, kehandalan, tepat waktu, dan keamanan pada input, proses, output pada semua tingkat kegiatan sistem.
    2. Fasilitas pemrosesan informasi. Memeriksa apakah fasilitas pemrosesan terkendali untuk menjamin ketepatan waktu, ketelitian, dan pemrosesan aplikasi yang efisien dalam keadaan normal dan buruk.
    3. Pengembangan sistem. Memeriksa apakah sistem yang dikembangkan mencakup kebutuhan obyektif organisasi.
    4. Arsitektur perusahaan dan manajemen TI. Memeriksa apakah manajemen TI dapat mengembangkan struktur organisasi dan prosedur yang menjamin kontrol dan lingkungan yang berdaya guna untuk pemrosesan informasi.
    5. Client/Server, telekomunikasi, intranet, dan ekstranet.  Memeriksa apakah kontrol-kontrol berfungsi pada client, server, dan jaringan yang menghubungkan client dan server.

     

    Adapun tahapan-tahapan audit IT adalah:

    1. Tahapan Perencanaan. Sebagai suatu pendahuluan mutlak perlu dilakukan agar auditor mengenal benar obyek yang akan diperiksa sehingga menghasilkan suatu program audit yang didesain sedemikian rupa agar pelaksanaannya akan berjalan efektif dan efisien.
    2. Mengidentifikasikan resiko dan kendali. Untuk memastikan bahwa qualified resource sudah dimiliki, dalam hal ini aspek SDM yang berpengalaman dan juga referensi praktek-praktek terbaik.
    3. Mengevaluasi kendali dan mengumpulkan bukti-bukti. Melalui berbagai teknik termasuk survei, interview, observasi, dan review dokumentasi.
    4. Mendokumentasikan. Mengumpulkan temuan-temuan dan mengidentifikasikan dengan audit.
    5. Menyusun laporan. Mencakup tujuan pemeriksaan, sifat, dan kedalaman pemeriksaan yang dilakukan.

    [youtube http://www.youtube.com/watch?v=_oo03ikz_28?feature=player_embedded&w=640&h=360]

    Pembelajaran Manajemen Proyek Dilihat Oleh Mahasiswa

    Saat ini saya membina Kuliah Manajemen Proyek untuk mahasiswa Teknik Informatika. Sebagai bagian pembelajaran, saya ingin juga berbagi pengetahuan versi mahasiswa terhadap kuliah ini. Untuk pembuka, berikut akan disampaikan beberapa pemahaman dan pendapat mereka.

    Menurut Faliqul Amin; Manajemen Proyek Sistem Informasi adalah suatu cara perencanaan, pengorganisasian terhadap sumber daya organisasi untuk membuat sistem/peralatan perangkat lunak yang sudah ditetapkan sebelumnya dan tidak bersifat rutin atau dikerjakan dengan kurun waktu tertentu. 

    Menurut Ghia Anadea; Tujuan adanya pembelajaran Manajemen Proyek Sistem Informasi adalah bagaimana cara agar kita dapat merencanakan dan menjalankan sebuah proyek sesuai dengan tujuan. Karena dalam rencana suatu proyek yang akan dibuat, waktu, personil, dan biaya nya pun harus diperhatikan sesuai anggaran. Dalam pengerjaannya suatu proyek dapat dikerjakan oleh berbagai macam orang yang memiliki kemampuan sesuai bidangnya agar tercapai sesuai rencana tujuan.

    Sedangkan R.Dimas BS mengatakan; Saya belum mememiliki pengalaman tentang Manajemen Proyek Sistem Informasi. Semoga dalam mata kuliah ini saya bisa banyak belajar tentang manajemen proyek yang baik dan cermat. Dan juga bisa memiliki fungsi utama dalam manajemen planning, organizing, actuating dan controlling. Serta Berkaitan dengan manajemen adalah pengelolaan personel dan koordinasi tim, proses, pengukuran proyek-termasuk menentukan harga dari PL, penjadwalan dan sebagainya.

    [youtube http://www.youtube.com/watch?v=7ur3BEpzPsQ?rel=0&w=640&h=420]


     

     

     

     

    Duduk Manis Tidak Peduli Orang Menangis

    Ditengah ramainya pernyataan Ketua Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas yang menyindir pejabat negara dan anggota dewan yang kerap kali bergaya perlente. Ia menilai lembaga negara dihuni pemberhala nafsu dan syahwat politik kekuasaan dengan mora­li­tas rendah sehingga mengakibatkan berakarnya budaya korupsi.

    Dilain fihak pernyataan ini mendapat tanggapan beragam. Anggota Komisi X DPR Reni Marlinawati punya suara sama dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas yang menyentil gaya hidup hedonis pejabat negara. Bagi dia, stigma anggota dewan bergaya hidup mewah kini tidak terbantahkan. Selain itu, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii M­a­arif menilai apa yang disam-pai­kan Busyro tepat. Buya sampai kehabisan kata-kata untuk me­ngomentari gaya hidup pejabat yang hedon tersebut. “Apa lagi yang harus saya ko­mentari. Apa yang disampai­kan Pak Busyro itu memang be­nar. Ini fenomena gunung es,” tutur Buya Syafii 

    Sedangkan dari fihak yang berkeberatan diantaranya Politisi Partai Demokrat (PD), Ruhut Sitompul, punya pendapat tersendiri seputar politisi yang hidup mewah. Ia bilang, hidup bergelimang harta tidak masalah asal tidak melanggar aturan. “Buat saya kaya tidak masalah. Yang penting jangan melanggar aturan. Saya tidak takut karena tidak melanggar aturan. Apa salah kalau menjadi orang kaya?” lanjut Ruhut.

    Hal yang “netral” diungkapkan oleh Ketua DPR Marzuki Alie yang berpendapat pejabat negara sulit dipaksakan untuk hidup sederhana. Hidup sederhana itu tergantung kebiasaan dan pergaulan. “Semua tergantung pendidikan, itu nggak bisa dipaksakan setelah tumbuh dewasa, ibarat rotan sudah jadi. Sulit untuk dipaksakan,” ujar Marzuki 

    Mungkin jaman sekarang, tepat sekali apa yang diungkapkan foto yang saya peroleh beberapa waktu lalu dari Pak Nukman Luthfie, yaitu  “Duduk Manis Tidak Peduli Orang Menangis“……..

     

    Renungan Hari Pahlawan: Antara Selera Pasar, Globalisasi dan Keberlangsungan Peradaban

    Hari Pahlawan dilatar-belakangi peristiwa Pertempuran Surabaya yang merupakan peristiwa sejarah perang antara pihak tentara Indonesia dan pasukan Belanda. Peristiwa besar ini terjadi pada tanggal 10 November 1945 di Kota Surabaya, Jawa Timur. Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan satu pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme.

    Setidaknya 6,000 – 16,000 pejuang dari pihak Indonesia tewas dan 200,000 rakyat sipil mengungsi dari Surabaya. Korban dari pasukan Inggris dan India kira-kira sejumlah 600 – 2000 tentara.  Pertempuran berdarah di Surabaya yang memakan ribuan korban jiwa tersebut telah menggerakkan perlawanan rakyat di seluruh Indonesia untuk mengusir penjajah dan mempertahankan kemerdekaan. Banyaknya pejuang yang gugur dan rakyat sipil yang menjadi korban pada hari 10 November ini kemudian dikenang sebagai Hari Pahlawan oleh Republik Indonesia hingga sekarang.
    Dalam era globalisasi sekarang ini, pengorbanan para pahlawan saat itu mungkin dianggap aneh karena tidak sesuai dengan “selera pasar“. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar definisi kerja (working definition), sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.
    Di sisi lain, ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa, sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. Dari sudut pandang ini, globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuk yang paling mutakhir. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Sebab, globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia, bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. Theodore Levitte merupakan orang yang pertama kali menggunakan istilah Globalisasi pada tahun 1985.
    Scholte melihat bahwa ada beberapa definisi yang dimaksudkan orang dengan globalisasi:
    1. Internasionalisasi: Globalisasi diartikan sebagai meningkatnya hubungan internasional. Dalam hal ini masing-masing negara tetap mempertahankan identitasnya masing-masing, namun menjadi semakin tergantung satu sama lain.
    2. Liberalisasi: Globalisasi juga diartikan dengan semakin diturunkankan batas antar negara, misalnya hambatan tarif ekspor impor, lalu lintas devisa, maupun migrasi.
    3. Universalisasi: Globalisasi juga digambarkan sebagai semakin tersebarnya hal material maupun imaterial ke seluruh dunia. Pengalaman di satu lokalitas dapat menjadi pengalaman seluruh dunia.
    4. Westernisasi: Westernisasi adalah salah satu bentuk dari universalisasi dengan semakin menyebarnya pikiran dan budaya dari barat sehingga mengglobal.
    5. Hubungan transplanetari dan suprateritorialitas: Arti kelima ini berbeda dengan keempat definisi di atas. Pada empat definisi pertama, masing-masing negara masih mempertahankan status ontologinya. Pada pengertian yang kelima, dunia global memiliki status ontologi sendiri, bukan sekadar gabungan negara-negara.

    Peradaban adalah memiliki berbagai arti dalam kaitannya dengan masyarakat manusia. Seringkali istilah ini digunakan untuk merujuk pada suatu masyarakat yang “kompleks”: dicirikan oleh praktik dalam pertanian, hasil karya dan pemukiman, berbanding dengan budaya lain, anggota-anggota sebuah peradaban akan disusun dalam beragam pembagian kerja yang rumit dalam struktur hirarki sosial.

    Istilah peradaban sering digunakan sebagai persamaan yang lebih luas dari istilah “budaya” yang populer dalam kalangan akademis. Dimana setiap manusia dapat berpartisipasi dalam sebuah budaya, yang dapat diartikan sebagai “seni, adat istiadat, kebiasaan … kepercayaan, nilai, bahan perilaku dan kebiasaan dalam tradisi yang merupakan sebuah cara hidup masyarakat”. Namun, dalam definisi yang paling banyak digunakan, peradaban adalah istilah deskriptif yang relatif dan kompleks untuk pertanian dan budaya kota. Peradaban dapat dibedakan dari budaya lain oleh kompleksitas dan organisasi sosial dan beragam kegiatan ekonomi dan budaya.

    Dalam sebuah pemahaman lama tetapi masih sering dipergunakan adalah istilah “peradaban” dapat digunakan dalam cara sebagai normatif baik dalam konteks sosial di mana rumit dan budaya kota yang dianggap unggul lain “ganas” atau “biadab” budaya, konsep dari “peradaban” digunakan sebagai sinonim untuk “budaya (dan sering moral) Keunggulan dari kelompok tertentu.” Dalam artian yang sama, peradaban dapat berarti “perbaikan pemikiran, tata krama, atau rasa”. Masyarakat yang mempraktikkan pertanian secara intensif; memiliki pembagian kerja; dan kepadatan penduduk yang mencukupi untuk membentuk kota-kota. “Peradaban” dapat juga digunakan dalam konteks luas untuk merujuk pada seluruh atau tingkat pencapaian manusia dan penyebarannya (peradaban manusia atau peradaban global). Istilah peradaban sendiri sebenarnya bisa digunakan sebagai sebuah upaya manusia untuk memakmurkan dirinya dan kehidupannya. Maka, dalam sebuah peradaban pasti tidak akan dilepaskan dari tiga faktor yang menjadi tonggak berdirinya sebuah peradaban. Ketiga faktor tersebut adalah sistem pemerintahan, sistem ekonomi, dan IPTEK.

    [youtube http://www.youtube.com/watch?v=l7AWnfFRc7g&w=640&h=460]